Senin, 07 Mei 2012

32. PENGKHIANATAN : Hidup bersama dalam Kelompok


      TIDAK ADA PERSAHABATAN SEJATI DAN TAK PERNAH ADA MUSUH ABADI. MUSUH YANG TERBESAR DAN TERUTAMA ADALAH DIRIMU SENDIRI. TETAPI SATU HAL YANG PERLU DICAMKAN, PENGKHIANAT ADALAH MUSUH DI DALAM SELIMUT. DI PAGI HARI IA MENYALAMIMU, TETAPI DI SAAT ENGKAU TIDAK MEMENUHI KEBUTUHANNYA, IA AKAN MENJUALMU SAMA SEPERTI YUDAS MELAKUKAN HAL ITU KEPADA ISA AL-MASIH.  

      JANGANLAH ENGKAU MENERIMA SEORANG PENGKHIANAT DALAM RUMAHMU. DIA PASTI AKAN MENCELAKAIMU, SETELAH TUJUANNYA BERHASIL DICAPAT. SEBAB SEBAIK-BAIKNYA SEORANG PENGKHIANAT LEBIH BAIK BERTEMU ORANG YANG BERTERUS TERANG MEMUSUHIMU.

        Hai anak-anakku !

a).  Binalah hubungan baik dengan siapapun. Janganlah engkau terlalu dekat, sebab bisa terbakar; janganlah juga terlalu menjauh, karena akan membeku. Biasa-biasalah dalam berhubungan.

b). Janganlah engkau mencari musuh dalam pergaulan, tetapiberdiam dirilah ketika engkau dimusuhi.

c).  Janganlah engkau memberikan kesempatan kepada seorang pengkhianat untuk menikmati hasil pengkhianatannya dengan tenang. Kejarlah dia sebelum matahari terbenam, supaya ia tidak akan tertidur tenang dan makan hasil kejahatannya. Sejahat-jahatnya ular beludak, lebih jahat lagi watak seseorang yang suka berkhianat demi perutnya. Hati-hatilah, sebab banyak orang seperti itu sedang mendekat pada saat engkau berhasil. Mereka akan meninggalkan engkau ketika sedang kemalangan. Berharaplah pada Allah, maka engkau pasti diselamatkan !

c).  Hai anak-anakku, lihatlah cara ular beludak merayap di atas tanah, lalu bandingkan ia merayap di lantai. Bagaikan ular beludak merayap lincah di sela bebatuan, demikianlah seorang pengkhianat. Berikanlah makanan yang enak kepadanya, maka mulutnya memuji engkau, sesudah itu jeratlah kepalanya dan lemparkanlah ke dalam api yang bernyala-nyala. Seorang pengkhianat tidak pernah mengenal dua kata : menyesal dan bertobat ! Ingatlah hal ini anak-anakku.

d).  Hai anak-anakku, engkau telah melajar dari laku seekor ular beludak. Janganlah perilakumu sama dengannya. Sebab engkau manusia yang diciptakan Allah untuk melakukan hal-hal baik dan mulia. Jadilah sahabat bagi siapapun. Engkau tak boleh mendekat kepadanya pada hari-hari kebahagiaannya, supaya jangan disebut penghisap darah dan parasti. Tunjukkanlah persahabatanmu di saat ia sedang dirudung kemalangan, supaya ia bisa membedakan manakah kawan dan manakah lawannya.  Anakku, setialah dalam persahabatan sekalipun engkau mengalami banyak kekecewaan, sebab engkau akan dimuliakan semua orang.

e).  Anak-anakku, lebih dari pada nasihat yang telah kukatakan itu, ingatlah … banyak kenalan yang kautemukan dalam pergaulan, tetapi tidak semua kenalan bisa menjadi sahabatmu, kecuali Isa Almasih… Dialah Sahabat Sejati … percayalah kepadaNya, sebab di dalam Dia ada harapan yang tidak terbatas.

DOA

Ya Allah sumber hikmat !
Terpujilah namaMu sepanjang segala zaman. Semua makhluk di bumi dan di langit dan di dalam sorga memuliakan Dikau.

Hamba bermohon, kiranya Engkau memberikan hikmatMu ke dalam akalbudi anak-anakku, supaya mereka dapat memiliki pengertian untuk membedakan manakah yang baik dan yang berkenan menurut pandanganMu. Berikanlah pengetahuan, supaya mereka pandai menakar sifat manusia manakah siapakah pengkhianat dan siapakah yang memusuhi mereka. Dengan cara itu mereka bisa menjaga langkah-langkah yang akan dijalankan, sehingga mereka terbebas dari masalah.

Segala permohonan ini hamba Alaskan dalam nama Yesus Kristus. Amin

Medan – Sumatera Utara,
Hari Senin – 07 Mei 2012

PUTRA SANG FAJAR
Arie Ihalauw.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar